Tips Menulis Artikel Sejarah Agar Tidak Membosankan

Sejarah adalah sesuatu yang berasal dari masa lampau dan menjadi bukti dari suatu kejadian peristiwa. Bagi sebagian orang, sejarah adalah suatu hal yang membosankan karena identik dengan bacaan yang panjang. Maka dari itu kini banyak penulis mulai menulis artikel sejarah untuk menghadirkan cerita sejarah dengan bentuk menarik atau hanya sekedar untuk memenuhi permintaan klien (dibayar).

Menulis artikel sejarah sedikit berbeda dengan artikel pada umumnya, karena penyajiannya memuat ilmu pengetahuan sejarah, sehingga dalam tulisan artikel harus disertakan dari mana sumber tersebut. Pencantuman sumber sangat penting untuk meyakinkan pembaca bahwa tulisan anda benar adanya.

Namun jangan terlalu khawatir dan anda juga tidak harus menjadi sejarawan untuk menulis artikel sejarah, cukup perhatikan isian dari artikel tersebut dikemas semenarik mungkin.

Tips menulis artikel Sejarah

  1. Buatlah Judul Spesifik.

Tentukan judul dari artikel sejarah anda, jangan terlalu luas dan pastikan isian tulisan anda nantinya tidak melenceng jauh dari judul. Misalkan anda ingin menulis tentang “Penjajahan Bangsa Barat di Indonesia” pilihlah judul spesifik seperti “Masa Kedatangan Belanda” atau “Praktik Kerja Rodi di Indonesia oleh Belanda”.

Selain pemilihan judul mengenai suatu peristiwa, anda juga bisa memilih judul dengan batasan waktu seperti “Masa Pemerintahan Bangsa Inggris di Indonesia (1811—1815)”. Penggunaan batasan judul ini berguna untuk menentukan titik fokus pada artikel sejarah anda.

2. Susun kerangka tulisan

Buatlah kerangka tulisan dalam artikel ini. Tujuannya adalah untuk memudahkan anda dalam menentukan sub pembahasan dalam artikel. Jangan pada susunan tulisan pembuka, pembahasan, dan penutup. Susun kerangka sesederhana mungkin sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti maksud dari tulisan anda.

3. Cari sumber referensi

Carilah sumber referensi sesuai dengan judul anda. Pastikan sumber tersebut dapat dipercaya dan hindari pengambilan sumber dari blog biasa. Anda juga bisa menyantumkan sumber pada tulisan jasa penulis anda sehingga pembaca akan lebih yakin dengan artikel anda.

  1. Jangan batasi gaya tulisan

Pilihlah gaya bahasa yang menarik dan tidak terkesan membosankan seperti dibuku-buku pada umumnya. Jangan batasi gaya tulisan anda. Namun penyampaian gaya tulisan dan bahasa yang sopan dan halus harus selalu diperhatikan. Perhatikan gaya tulisan yang dapat menimbulkan pemahaman ganda (ambigu), sehingga pembaca tidak merasa bingung dengan maksud yang akan anda sampaikan.

  1. Buatlah tulisan yang bisa mengajak pembaca untuk masuk kedalam tulisan artikel

Tuangkan pola pikir anda kedalam tulisan dengan kalimat yang menarik. Pemakaian kata dan kalimat yang tepat dapat membuat pembaca untuk lebih lama tinggal di web artikel anda. Pembaca artikel yang baik juga akan menikmati dan memahami tulisan anda. Gunakan juga kalimat atau bahasa yang profokatif atau dapat membuat pembaca untuk merasakan kejadian sejarah tersebut secara langsung. Kalimat dan alur penulisan yang dramatis kadang diperlukan dalam menuliskan suatu peristiwa sejarah.

  1. Pilihlah gambar yang sesuai dan menarik

Gambar yang pilih harus sesuai dengan peristiwa sejarah yang ditulis, hindari pemilihan gambar yang menimbulkan masalah, seperti gambar yang terlalu terbuka, gambar peperangan yang jelas dan menghadirkan sejumlah peristiwa yang mengerikan. Pilihlah gambar yang menarik dan dapat menggambarkan tulisan anda secara menyeluruh.

Bagaimana, mudah bukan menulis artikel sejarah? Perlu diingat, dalam menulis artikel sejarah perhatikan sumber rujukan atau reverensi. Selain itu pemilihan dan penempatan gambar juga akan memberikan kesan menarik pada artikel yang anda tulis. Selamat mencoba.

Related Article